Minggu, 05 Desember 2010
05 Desember 2010
Dengan menyebut nama-Mu aku percaya semua ketakutanku akan terbang bersama angin, dengan menyebut nama-Mu aku merasa kekuatan itu datang bersama udara yang kuhirup. Tuhan, Engkau adalah penyejuk disaat kondisi yang seperti apapunn tidak ada manusia yang membuat aku pecaya sepercaya aku padamu. Tuhan, engkau mengerti apa- apa saja yang akan menjadi ujian hidupku Engkau memberi sesuatu yang aku butuhkan dan menunda untuk memberikan sesuaut yang aku inginkan. Tuhan, terimakasih atas cinta yang tak pernah habis atas perlindungan dan penjagaan-Mu yang tak pernah lalai. Tuhan, bila aku hidup tanpa kasih-Mu tidak bisa kubayangkan betapa aku akan hidup tanpa nafas seperti sekarang ini.
04 Desember 2010
Bukan aku tidak suka dengan perubahan, bukan juga aku tidak suka dengan kebahagiaan orang lain. Sejak lama aku sudah bisa membayangkan hal ini terjadi, dan sekarang hal itu terjadi juga. Allah, Engkau yang tahu sesuatu apa yang tidak aku tahu semua adalah kehendak-Mu dan aku tidak mempunyai hak untuk merencanakan sesuatu yang sudah menjadi rencana-Mu meski itu berat untuk ku terima. Allah, kuserahkan semua pada-Mu sedih dan bahagiaku hanya milikmu karena bila semua tak kuserahkan padamu tak mungkin aku bisa sekat ini. Allah, mungkin ini adalah yang terbaik untukku dan untuk semua orang - orang yang aku cintai berikan kami ketabahan dan lapangkan hati kami bila sedikit sempit karena ujian-Mu ini ya...Tuhanku.
03 Desember 2010
Sampai kapan ketakutan itu terus datang, saat dunia ini berguncang sedikit saja semua sudah berhamburan menyelamatkan diri masing - masing. Sebegitu takutkah kita pada teguran Alah, padahal setiap saat tegurannya selalu datang tak pernah kita mengerti apalagi kita hiraukan malah kita tidak merasakan apa - apa dengan tegurannya selain yang nampak dan dirasakan nyata. Sangat sesak melihat manusia - manusia itu berlari dan berusaha sekuat tenaga agar selamat dari bencana, mereka takut tapi setelah ketakutan itu mereda sangat sedikit sikap mereka yang berubah malah tidak ada perubahan sama sekali mereka tetap seperti semula.
Kamis, 02 Desember 2010
02 Desember 2010
Aku menghindar dan tidak mendengarkan apa perkataan mereka, saat mereka mengatakan aku bodoh aku tidak mendengar aku hanya mendengar mereka telah menghina diri mereka sendiri. Ketika mengatakan bahwa aku seorang yang tidak beruntung aku masih terenyum dan tidak menghiraukan sedikitpun uccapan mereka karena menurutku bisa melangkah saja sudah kesempurnaan yang tidak bisa tergantikan dengan sesuatu apapun. dan terakhir ketika mereka bertanya mengapa aku masih bisa bertahan hidup dengan kepayahan dan kesusahan yang selalu menjadi milikku. Aku menjawab, tidak.... aku tidak merasa susah dengan semua ini justru hidup ini terlalu mudah untuk aku jalani terlalu bodoh untuk menyesali dan menjatuhkan air mata karena kesusahan hidup ini.
01 Desember 2010
Hari ini bukanlah ahri kemarin dan bukan juga hari esok, hari ini adalah hari ini karena hari ini hari baru yang esok tidak ada lagi. Waktu memang selalu jadi pemenang waktu itu selalu mengalahkan apapun yang menjadi lawannya. Waktu bisa merubah semuanya, membuat mendung menjadi terang dan terang menjadi kelam. Waktu itu terus berjalan seperti hari - hari yang berlalu dengan pasti. Layaknya ombak yang tergulung angin,ombak tak bisa menghindar karena tak ada kekuatan yang dapat mencegahnya untuk menghindar. Seperti takdir ini yang tak bisa untuk dihindari......
Rabu, 01 Desember 2010
30 November 2010
Selama aku masih bisa melangkah, selama itu pula aku akan bertahan tanpa ada kata menyerah. Tidak akan pernah terucap kata lelah untuk meraih mimpi dengan sebuah keyakinan dan tantangan yang cepat atau lambat akan habis dan musnah karena kekuatanku. Aku adalah senjata yang akan membunuh rasa takutku sendiri, menghancurkan benteng - benteng keraguan yang kokoh aku akan melawan semua arah yang ada. Aku... akan terus berjang hingga nafas ini teleh menghilang
29 November 2010
Jiwa yang besarm adalah jiwa yang bisa menerima kenyataan, baik buruknya kenyataan itu dan suka atau tidaknya dengan takdir yang telah ditetaokan. Besarkanlah jiwa karena jiwa yang besar akan membawa anda ke dalam kehidupan yang sebenarnya tanpa ada rasa penyesalan dan pertanyaan mengapa harus seperti ini itu???
Langganan:
Postingan (Atom)



